Sebagai upaya untuk mempercepat pencapaian visi dan misi, ALIT telah melakukan berbagai upaya melalui pengembangan organisasi, antara lain dengan mengembangkan kelompok masyarakat sipil menjadi organisasi yang mandiri dan memiliki kepedulian terhadap isu-isu strategis yang menjadi perhatian utama ALIT.
Sebagai organisasi modern pada masa kini, ALIT terbuka bagi berbagai pihak untuk bergabung dan berkontribusi di dalam organisasi, sepanjang memiliki kapasitas yang sesuai serta visi dan misi yang sejalan dengan ketentuan yang ditetapkan dalam anggaran dasar organisasi.
Selain itu, ALIT bekerja sama dengan berbagai lembaga, seperti perguruan tinggi, media massa, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dan lembaga-lembaga internasional dalam membentuk opini publik serta meningkatkan kapasitas kelembagaan dalam merespons berbagai isu yang sejalan dengan perspektif dan strategi yang dikembangkan oleh ALIT.
ALIT telah melaksanakan pengembangan tersebut di berbagai wilayah di Indonesia, khususnya wilayah yang memiliki kondisi sosial dan ekonomi yang rentan, antara lain Jawa Timur, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Nias di Sumatera Utara, Maluku dan Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kepulauan Riau, serta Sulawesi Selatan.
Lembaga dan Institusi yang Bekerja Sama
- Pengembangan Modul Pelatihan dan Intervensi bagi Pekerja Sosial — Intervensi Anak Jalanan, Plan Internasional Surabaya, 1999–2002.
- Tim Konsultan — Pelatihan Community Organizing bagi sub-grantee Save the Children US untuk program Urban Street Children and Empowerment Support (USCES), 2003.
- Tim Konsultan — Pengembangan Anak Usia Dini (Early Child Development) dan kegiatan terkait lainnya bagi anak usia 7–17 tahun, bekerja sama dengan Save the Children Alliance untuk wilayah Kepulauan Nias, Sumatera Utara, Juli–September 2006.
- Tim Konsultan — Pemetaan dan Penilaian Risiko Anak dalam Program Disaster Risk Reduction (DRR), bekerja sama dengan Save the Children Alliance untuk wilayah Kepulauan Nias, Sumatera Utara, Agustus–November 2006.
- Tim Konsultan — Pelatihan Child Rights Programming bagi staf dan mitra Plan Internasional, Surabaya, 2003.
- Tim Konsultan — Pelatihan Post-Disaster Child Rights Programming, WVI-ITR, Nanggroe Aceh Darussalam, 2005–2006.
- Tim Konsultan — Pengembangan Model Partisipasi Anak di Sekolah, Save the Children–Maluku, 2009–2010.
- Fasilitator Pelatihan — Pelatihan Child Rights Programming bagi staf WVI ADP Surabaya, 2004–2005.
- Tim Konsultan — Pengembangan Pusat Layanan Terpadu bagi anggota Polwiltabes Surabaya, 2005–2006.
- Pendampingan Teknis (Technical Assistance) — Program Pengembangan Masyarakat dan Anak Jalanan yang dilaksanakan oleh LSM lokal di Surabaya, Ambon, dan Kupang. Didukung oleh Schmitz Hille Foundation, Jerman, 2005–2009.
- Anggota Panitia — International Workshop on Sexual Exploitation of Children in Tourism and Travel (SECTT), ECPAT Germany dan DRV Germany, Bali, Desember 2018.